Bingkisan Terindah Untukmu yang Disapa Sakit (part 1)

Nikmat yang Alloh سبحانه وتعالى berikan kepada kita tak terhitung jumlahnya, salah satunya nikmat kesehatan. Kesehatan adalah anugerah Alloh سبحانه وتعالى yang sangat mahal dan tidak ternilai harganya, Rasulullohbersabda:

َمَنْ اَصْبَحَ مِنْكُمْ آمِنًا فِيْ سِرْ بِهِ مُعَا فًى فِيْ جَسَدِهِ عِنْدَهُ قُوْتُ يَوْمِهِ فَكَاَ نَّمَا حِيْزَتْ لَهُ الدُّ نْيَا

Barangsiapa di pagi hari merasa aman dalam perjalanannya, badannya sehat dan dia mendapatkan makanan untuk hari itu, seolah-olah kebahagiaan dunia telah diraih olehnya.1

Subhanalloh…Kebahagiaan dunia yang semua orang menginginkannya,sampai berpeluh payah mencarinya.namun kebahagiaan itu ternyata begitu sederhana jika mampu disyukuri.

Wahab bin Munabbih berkata,”Inti kenikmatan itu ada tiga: Pertama nikmat Islam. Tidak sempurna sebuah nikmat kecuali dengannya.2 Kedua nikmat sehat, yang mana kehidupan ini tidak indah kecuali dengannya. Ketiga nikmat kecukupan, yang mana kehidupan ini tidak sempurna kecuali dengannya.”3

Sungguh sangat benar perkataan Wahab bin Munabih tersebut, kehidupan ini akan terasa indah hanya jika dengan sehat. Dikala sakit mendera semua terasa tidak lezat, makan tidak enak dan tidur pun tidak nyenyak. Semua harta benda dikorbankan agar bisa kembali mendapatkan kesembuhan dan kesehatan.

Untukmu yang disapa sakit…tidak ada di antara kita yang menginginkan sakit, namun sakit bukan pula hal yang buruk. Kita sangat mengetahui bahwa apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk di mata Alloh سبحانه وتعالى. Sakit, Alloh سبحانه وتعالى ciptakan juga memiliki kebaikan dan manfaat:

1.    Menghapus dosa

Alloh سبحانه وتعالى berfirman:

وَمَااَصبَكُمْ مِّنْ مُصِيْبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ اَيْدِيْكُمْ وَيَعْفُوْا عَنْ كَثِيْرٍ

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Alloh memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu) (QS. Asy-Syuraa [42]: 30)

Rasululloh   bersabda:

مَا يُصِيْبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلَا وَ صَبٍ وَلَاهَمٍّ وَلَاحُزْنٍ وَلَااَذًى وَلَاغَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَا كُهَااِلَّاكَفَّرَاللّهُ بِهَا عَنْهُ مِنْ خَطَايَاهُ

Tidaklah menimpa seorang muslim berupa kelelahan, sakit, gelisah, kesedihan, gangguan dan kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya, melainkan Alloh akan menghapus kesalalahan-kesalahannya.4

2.Meraih derajat yang tinggi

Kepada orang yang sakit Alloh سبحانه وتعالى menjanjikan baginya kedudukan yang tinggi di sisi-Nya. Hal itu berdasarkan hadist:

اَنَّ الرَّجُلِ تَكُوْنُ لَهُ الْمَنْزِلَةُ عِنْدَ اللهِ فَمَا يَبْلُغُهَابِعَمَلٍ فَلاَ يَرَالُ اللهُ يَبْتَلِهِ بِمَايَكْرَهُ حَتَّى يُبَلِّغَهُ ذَلِكَ

Ada seorang hamba yang meraih kedudukan mulia di sisi Alloh bukan karena amalannya. Alloh memberi cobaan dengan sesuatu yang ia benci hingga ia dapat meraih derajat mulia tersebut.5

3. Pahala terus mengalir walaupun sakit

Apabila kita sakit, jangan khawatir dengan amalan yang biasa kita kerjakan, karena Alloh سبحانه وتعالى akan tetap menulisnya sebagaimana ketika kita sehat. Hal ini sebagai bentuk kasih sayang Alloh سبحانه وتعالى kepada para hamba-Nya. Nabi bersabda:

اِذَامَرِضَ الْعَبْدُ اَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَاكَانَ يَعْمَلُ مُقِيْمًاصَحِيْحًا

Apabila seorang hamba sakit atau sedang berpergian, akan tetap ditulis pahalanya seperti ketika dia mukim dan sehat.6

4. Termasuk kebaikan, Insya Alloh

Sakit yang kita derita pertanda bahwa Alloh سبحانه وتعالى masih menghendaki kebaikan pada hambanya. Betapa banyak orang sakit yang setelah sembuh dia menyadari kesalahannya dan kembali pada Alloh سبحانه وتعالى. Mari kita renungkan hadist-hadist berikut ini,

مَنْ يُرِدِاللهَ بِهِ خَيْرًايُصِبُ مِنْهُ

Barangsiapa yang Alloh kehendaki kebaikan maka Alloh akan memberinya cobaan.7

Rasululloh  juga bersabda,

عَجَبًالِامْرِالْمؤْمِنِ اِنَّ اَمْرٌهُ كُلَّهُ خَيْرٌوَلَيْسَ ذَاكَ لِاَحَدٍاِلَّا لِلْمُؤْ مِنِ,اِنْ اَصَا بَتْهُ سَرَّاءٌ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًالَهُ, وَاِنْ اَصَا بَتْهُ ضَرَّاءٌ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًالَهُ

Sungguh mengherankan sekali perkaranya orang mukmin itu, semua perkaranya adalah baik dan tidaklah hal itu kecuali pada orang mukmin. Apabila ditimpa kesenangan dia bersyukur dan itu baik baginya. Apabila ditimpa kesusahan dia bersabar dan itu pun baik baginya.8

5. Ganjaran sesuai dengan musibah

Rasululloh bersabda

اِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلَاءِ, وَاِنَّ اللهَ اِذَا اَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَا هُمْ, فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرَّضَى وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ

Sungguh bersarnya balasan seimbang dengan besarnya musibah. Apabila Alloh mencintai sebuah kaum maka Alloh akan mengujinya. Barangsiapa yang ridho maka dia akan mendapat keridhoaan dan barangsiapa yang benci maka baginya kebencian.9

Demikianlah beberapa kebaikan dan manfaat dari sakit yang sebenarnya masih banyak lagi yang tidak Ai sebutkan. Namun, beberapa hal di atas sudah cukup mewakili apa yang menjadi tujuan kita hidup di dunia ini. Puncak untuk mencapai ridho Sang Penyembuh. Jika keridhoan dan kecintaan Alloh سبحانه وتعالى sudah dimiliki seorang hamba, lalu apalagi yang dicari?

Untukmu yang sedang terbaring lemah…sakit yang kau derita adalah ujian, tetap berusaha ikhlas dan sabar…semoga Alloh سبحانه وتعالى meridhoimu kemudian mengaruniakan padamu kesembuhan. Wallohus syaafii

Catatan kaki:

1 HR.Tirmidzi 2346, Ibnu Majah 4141. Dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam as-Shohihah no.2318

2 Imam Abu Aliyah mengatakan: “Sungguh Alloh telah memberikan dua nikmat kepadaku yang aku tidak mengetahui mana yang lebih utama dari keduanya. Alloh member nikmat dengan menunjuki aku untuk beragama Islam dan tidak menjadikanku seorang khawarij”.(HR.Aburrazaq 10/153, Ibnu Sa’ad 7/144, al-Lalikai 230, Abu Nuaim dalam al-Hilyah 2/218, adz-Dzahabi dalam Siyar 4/212)

3 Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Dunya dalam asy-Syukr no.172

4 HR.Bukhori 5641, Muslim 6513

5 HR.Abu Ya’la 6095, hakim 1/344.lihat Shohihul jami’ no.1625, as-Shohihah no.2599 oleh al-Al-bani

6 HR. Bukhori 2996

7 HR.Bukhori 5654

8 HR. Muslim 2999

9 HR. Tirmidzi 2/64, Ibnu Majah 4031. Syaikh al-albani menghasankannya dalam as-Shohihah no.146.

Referensi: Buku Bila sakit Menyapa karangan Abu Abdillah Syahrul Fatwa bin Luqman al-Atsari

Advertisements

2 thoughts on “Bingkisan Terindah Untukmu yang Disapa Sakit (part 1)

    • Terima kasih 🙂
      Alhamdulillaah,diberi kekuatan untuk mengumpulkan yang terserak dan masih banyak yang perlu diperbaiki.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s