Duhai

Duhai diriku….

Biarkan mata itu menangis terisak

Biarkan hati itu perih terkoyak

Biarkan otak itu penat teracak

Biarkan…

Karena engkau manusia biasa

Karena engkau punya rasa

Karena itu adalah fitrah yang Maha Kuasa

 

Duhai jiwaku…

Bersabarlah di atas jalan kebenaran itu

Jalan yang penuh kerikil, onak, duri bahkan ranjau

Jalan yang memang akan buatmu risau

Bimbang kadang menerpa kacau

 

Duhai hatiku…

Jangan pernah mati dan biarkanku sendiri

Jangan pernah biarkan noda mengotori

Jangan pernah biarkan nista menghampiri

Jangan pernah…

 

Duhai Rabbku…

Padamu aku serahkan jiwa, diri dan hati ini

Padamu yang Maha Memiliki

Padamu yang Maha Merajai

 

Duhai Rabbku…

Aku yang hina ini memohon, mengadu dan merayu pada-Mu

Kuatkan diri yang lemah ini dalam bermujahadah pada-Mu

Kokohkan  jiwa yang rapuh ini di jalan-Mu

Sucikan hati ini dalam keimanan untuk-Mu

Cukupkan aku dengan cinta-Mu

Sampai hembusan nafas terakhirku

 

Rumak, 19 Ramadhan 1433 H/8 Agustus 2012

Dalam penuh harap akan maghfiroh-Nya

Untuk hatiku dan hatimu, harapan itu masih ada dan tetap sama, bersabarlah ^_^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s