[Resensi] Persiapan untuk Mewujudkan Mimpi Meraih Beasiswa

13055395_985892874820366_5055524795715338770_n

Abellia Anggi Wardani merupakan kandidat Doktor di usia 26 tahun yang telah meraih lebih dari 10 beasiswa baik dalam negeri maupun luar negeri. Pengalamannya dalam mendapatkan beasiswa lebih dari 10 tahun itu yang dituangkan dalam buku setebal 228 halaman ini.

Penulis membagi tahapan untuk meraih beasiswa ke dalam 7 tahapan yang dibagi dalam 7 bab, yaitu mempersiapkan diri mendapatkan beasiswa, mengenal jenis-jenis beasiswa dari berbagai negara/ instansi, mendaftar universitas, check list dokumen yang diperlukan, lulus tes bahasa, mempersiapkan keberangkatan dan memulai kehidupan baru.

Pada tahap pertama, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan oleh seorang scholarship hunter. Selain potensi akademik, potensi nonakademik juga diperlukan. Orang yang mendapatkan beasiswa tidak hanya mengandalkan IPK yang tinggi melainkan juga kemampuan dalam berorganisasi. Jiwa kepemimpinan menjadi salah satu faktor penting dalam pertimbangan pemberian beasiswa.

Namun, kepemimpinan ini tidak harus ditunjukkan dengan menjadi ketua. Karena ada dua jenis kepemimpinan. Yang pertama adalah tipe “konduktor orkestra”, yaitu orang yang selalu tampil di depan memimpin suatu kelompok atau organisasi. Yang kedua adalah tipe “sutradara teater”, yaitu mereka yang mengarahkan dan memastikan jalannya pertunjukkan tanpa perlu menghadirkan sosok dirinya di depan khalayak umum (halaman 13). Hal inilah yang perlu digali agar dapat mereperesentasikan diri dengan tepat dalam esai atau motivation letter yang akan dibuat.

Esai atau motivation letter berguna untuk menjelaskan keunggulan atau prestasi, motivasi, pengalaman dan kerja keras yang sudah dilakukan selama ini yang membuat layak tidaknya seseorang mendapatkan sebuah beasiswa (halaman 23). Karena pentingnya Esai atau motivation letter, bukan berarti pelamar beasiswa menuliskannya dengan berlebihan. Tetapi yang diharapkan lebih kepada menjawab persoalan utama yang diminta dengan lugas dan padat.

Esai atau motivation letter ini kemudian akan dipertanggungjawabkan ketika wawancara. Pada tahap wawancara, yang perlu diketahui adalah, pelamar harus dapat meyakinkan pemberi beasiswa bahwa dia memiliki kepribadian yang baik. Yaitu kepribadian yang persistent, sangat gigih dalam berusaha dan pantang menyerah sehingga bisa meraih goal yang telah ditetapkan (halaman 17). Kendati demikian, pelamar tidak harus menjadi orang lain. Menjadi diri sendiri dan menjawab pertanyaan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya lebih baik daripada berbohong. Pewawancara yang sudah pengalaman akan mengetahui bahwa pelamar sedang mengutarakan ketidakjujuran.

Mengejar beasiswa juga memerlukan kerja keras dan keberuntungan. Karena jika hanya mengandalkan keberuntungan maka kita hanya menantikan ketidakpastian. Seperti kata pepatah “Tidak ada hasil yang mengkhianati usaha” (halaman 16). Maka, hasil yang diperoleh sesuai dengan usaha yang telah dilakukan.

Kesempatan untuk mendapatkan beasiswa juga sangat terbuka bagi yang sudah bekerja. Karena pengalaman kerja sangat diperhitungkan dalam penilaian seleksi pemberian beasiswa. Bahkan, beasiswa-beasiswa prestisius mensyaratkan pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang yang sama bagi pelamarnya. Contoh yang memberikan beasiswa tersebut adalah Chevening, Stuned, World Bank, dan lain-lain (halaman 15-16).

Tahapan selanjutnya untuk meraih beasiswa dijelaskan secara rinci dan lugas oleh penulis dalam buku ini. Mengutip endorsment dari Budi Rahman Hakim, “Disampaikan dengan jelas, padat, informatif, namun tetap menggunakan gaya bahasa yang enak dibaca, membuat buku bergenre how-to-things  ini tidak kaku. Terutama dengan pengalaman-pengalaman pribadi yang menjadi bumbu di setiap ulasannya. Kita sebagai pembaca menjadi tergiring imajinasi sehingga mendapatkan gambaran yang lebih nyata terhadap proses-proses mendapatkan beasiswa, dari mulai mendaftar sampai bagaimana bertahan hidup di negeri orang”. Bukan hanya itu, penulis juga menyertakan pengalamannya dalam berhemat sehingga bisa menabung untuk travelling. Tidak lupa juga dengan tip jalan-jalan hemat ke berbagai negara. Tak pelak, buku ini layak menjadi rekomendasi bagi setiap orang yang ingin mewujudkan mimpinya dengan beasiswa.

Detail buku:

Judul           : Meraih Mimpi dengan Beasiswa

Penulis        : Abellia Anggi Wardani

Editor         : Weka Swasti

Penerbit      : Stiletto Book

Cetakan      : I, April 2016

Tebal          : 227 halaman

ISBN          : 9786027572454

Harga    : Rp. 55.000

Dimuat Koran Jakarta, Edisi 31 Mei 2016, halaman 9.

Resensi Strategi mengejar Pendidikan di Luar Negeri2

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s