[Review] Fakta Vs Mitos Di Sekitar Kita

24181152

Berkembangnya teknologi menyebabkan penyebaran informasi kian meluas. Banyak informasi yang tidak benar beredar di media sosial seperti Facebook. Karena berbagai sebab, suatu informasi bisa tiba-tiba menjadi viral dan dipercayai begitu saja oleh banyak orang. Keterbatasan waktu mungkin menjadi salah satu alasan untuk tidak mencari tahu lebih dalam mengenai informasi yang diterima. Tetapi, suatu tindakan yang tidak benar jika kita ikut menyebarluaskan informasi yang kebenarannya belum pasti alias mitos.

Sesuai judulnya, Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan mengungkapkan kebenaran mitos yang banyak beredar di masyarakat. Sumber acuannya diambil dari jurnal-jurnal yang terakreditasi secara Internasional sehingga kredibel dan layak dijadikan panduan. Terdapat 101 isu yang diungkap di dalam buku setebal 174 halaman ini. Pembahasan dibagi ke dalam lima bagian yaitu Katanya sih, khasiat herba, pertumbuhan pria dan wanita, gaya hidup dan penyakit.

Salah satu isu yang dibahas dan paling sering saya dengar, untuk membuat mi instan lebih tahan lama ditambahkan zat lilin. Ternyata, itu adalah mitos belaka. Di dalam proses pembuatan mi, tidak ditemukan pemakaian lilin, yang ada penggorengan sampai kering (deep fried).

Isu lain yang santer beredar di dunia maya adalah minum jus jeruk setelah makan seafood dapat menyebabkan kematian, Vitamin C dalam jus jeruk bisa memicu reaksi senyawa arsenik menjadi racun yang mematikan. Ternyata, studi yang mengungkapkan kebenaran mengenai hal ini belum pernah ditemukan. Jadi, isu ini juga hanyalah mitos.

Memang, secara alami makanan laut (terutama udang dan kepiting) mengandung senyawa arsenik, namun senyawa tersebut tidak banyak dan langsung dikeluarkan dari tubuh melalui urine, sehingga tidak berbahaya. Selain itu, menurut staf pengajar di Institut Pertanian Bogor, “Secara Kimiawi tidak mungkin udang dan Vitamin C akan bereaksi seperti itu” (halaman 14).

Bagaimana dengan isu yang mengatakan “Sering menonton TV memperpendek usia”?. Peneliti di Australia menemukan bahwa setiap jam yang digunakan untuk menonton TV dapat memendekkan umur sebanyak 21 menit, dan orang yang menonton televisi lebih dari 4 jam setiap harinya memiliki umur yang lebih pendek hingga 4,6 tahun dibandingkan dengan orang yang menonton TV kurang dari 4 jam (halaman 120). Jadi, isu tersebut merupakan fakta.

Baca juga : Ini Lho yang Namanya Anyang-anyangan dan Cara Mengatasinya!

Isu-isu lain yang tidak kalah menariknya dengan ketiga isu di atas dijelaskan dengan bahasa yang membumi sehingga mudah dimengerti. Kelebihan lain buku ini juga ada pada tip – tip yang diberikan terkait isu yang dibahas. Misalnya, karena minum teh bisa mencegah penyerapan zat besi yang berasal dari tumbuhan maka sebaiknya ketika makan sayur yang tinggi zat besi pilihlah jus jeruk untuk minumannya. Alasannya, Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi dari sayuran lebih optimal.

Penjelasan yang tidak berbelit-belit dan ilustrasi yang menarik menjadikan buku ini refrensi ilmiah yang muatannya berat namun ringan dinikmati. Selamat membaca 🙂

Detail Buku:

Judul : Buka Fakta! 101 Mitos Kesehatan

Penulis : Nutrifood Research Center

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Cetakan : I, Januari 2015

Tebal : 174 + xvi halaman

ISBN : 9786020310695

Harga : Rp. 49.300

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s